Siapa Ahlus-Sunnah?
“Dan Kami jadikan mereka (orang) yang terdahulu sebagai pelajaran dan contoh bagi orang-orang yang kemudian.”
[Az-Zukhruf:56.]
“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf dan menegah dari yang mungkar serta beriman kepada Allah.”
[Ali Imran:110.]
Sebaik-baik generasi ialah generasiku, kemudian orang-orang yang sesudahnya (tabiin) dan kemudian orang-orang yang sesudahnya (tabiut at-tabiin).
(HR. Bukhari-Muslim)
Menurut Ibnu Taimiyah, "mazhab Ahlus Sunnah wal Jamaah adalah mazhab yang telah ada sejak dulu. Ia sudah di kenal sebelum Allah menciptakan Abu Hanifah, Malik, Syafi'i, dan Ahmaf. Ahli Sunnah ialah madzab sahabat yang telah menerimanya dari Nabi mereka. Barang siapa menentang itu, menurut pandangan Ahli Sunnah, berarti ia pembuat bid'ah. Mereka telah sepakat bahwa ijma' orang-orang sesudah sahabat."
(Minhaj as-Sunnah 2:482, Tahqiq Muhammad Rasyad Salim)
Imam Malik rahimahullah berkata: "Ahlus sunnah adalah orang-orang yang tidak memiliki laqab (gelar tertentu) yang mereka dikenal dengannya. Mereka bukanlah Jahmiyyun (pengikut pemahaman Jahmiyah), bukan Qadariyyun (pengikut pemahaman Qadariyyah) dan bukan pula Rafidiyyun (pengikut pemahaman Syi'ahRafidhah)."
(Al-Intiqa, Ibnu Abdil Barr, hal. 35)
Manhaj Salaf
"Untuk tiap-tiap ummat (di antara kamu) Kami berikan aturan dan jalan yang terang*."
( Al-Maidah : 48. )
* dalam ayat tersebut disebutkan (wa minhaj) ....وَمِنْهَاجًا ....
Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar.
(At-Taubah : 100)
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Sesunguhnya sebaik-baik salaf bagimu adalah aku”.
[Hadits Shahih, Riwayat Muslim (no. 1450)]
“Maka setelah Zainab Binti Rasulullah sholallahu ‘alayhi wasallam wafat, Rasulullah sholallahu ‘alayhi wasallam bersabda: Pertemukan dia dengan salaf kita yang baik Uthman bin Madz’oun"
(HR. Ahmad)
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: Terus menerus ada sekelompok dari ummatku yang mereka tetap nampak di atas kebenaran, tidak membahayakan mereka orang mencerca mereka sampai datang ketentuan Allah (hari kiamat) dan mereka dalam keadaan seperti itu
[Hadits Shahih, dikeluarkan Oleh Muslim dari Tsauban. Dan hadits semakna diriwayatkan Bukhari & Muslim, muttafaqun 'alaih].
Ibnu Hajar al-Qatari: “Maka apa yang dimaksudkan sebagai mazhab salaf ialah: (Mengikuti) sebagaimana (yang telah diikuti) oleh para sahabat yang mulia yang mana mereka sekalian telah diredhai oleh Allah, begitu juga para tabiin yang mengikuti mereka dengan baik serta semua mereka yang mengikutinya dengan baik sehinggalah ke Hari ad-Din (Hari Kiamat).
Al-Imam Al-Auza’i (wafat 198 H) berkata: “Wajib bagimu untuk mengikuti jejak salaf walaupun orang-orang menolakmu dan hati-hatilah dari pemahaman/pendapat tokoh-tokoh itu walaupun mereka mengemasnya untukmu dengan kata-kata (yang indah).”
[Asy-Syari'ah, Al-Ajurri hal. 63]
[ Muqoddimah Shohih Muslim jilid 1 hal. 16]
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah (wafat 728 H) berkata: “Tidak tercela bagi siapa saja yang menampakkan manhaj salaf, berintisab dan bersandar kepadanya, bahkan yang demikian itu disepakati wajib diterima, karena manhaj salaf pasti benar.” [Majmu' Fatawa 4/155]. Beliau juga berkata: “Bahkan syi’ar ahlul bid’ah adalah meninggalkan manhaj salaf.” [Majmu' Fatawa 4/155]
Mahmud Muhammad Khufaji:
“Bukanlah penentuan zaman sudah memadai dalam perkara ini, tetapi di samping penentuan tersebut (bahwa salaf bukan saja generasi yang berada) di zaman (para sahabat) yang telah berlalu zamannya, malah perlulah juga ada kesecocokan (kesepakatan) pandangan mereka dengan al-Kitab dan as-Sunnah, sama ada secara nash atau kerohanian. Siapa yang pandangannya bertentangan dengan al-Kitab dan as-Sunnah maka dia tidak boleh dinamakan salafi sekalipun ia hidup di tengah-tengah para sahabat, tabiin dan tabiut at-tabiin.”
Sumber:
http://alamien84.wordpress.com/2006/09/20/apa-itu-salafsalafiyah-dan-siapa-salafi/
http://www.ukhwah.com/print.php?sid=865
http://youtube.com/watch?v=TnweycDJqbw
Wednesday, November 5, 2008
Tuesday, November 4, 2008
Al-Islam
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarokatuh
Sebelum jauh-jauh membahas seluk beluk didalamnya, ada baiknya kita paham akan makna dari Al-Islam itu sendiri.
Secara istilah, Islam merupakan agama yang diturunkan dan dijadikan satu-satunya agama yang diridhoi Allah, yang bersumber dari Al-Quran dan As-Sunnah, yang berisikan perintah dan larangan untuk dijadikan petunjuk yang jelas umat manusia dalam rangka mendapatkan kebaikan di dunia maupun di Akhirat.
Islam mengatur para pemeluk agamanya untuk patuh kepada dua rukun yang harus mereka pegang sampai ajal menjemput mereka yaitu; Rukun Islam dan Rukun Iman.
Rukun Islam dan rukun iman selayaknya dikerjakan secara bersama-sama, tidak meninggalkan salah satu diantaranya.
Rukun Islam
Rukun Islam terdiri dari lima:
Rukun Iman terdiri atas lima:
Sumber ajaran Islam, baik dalam mempelajari, mengkaji dan mengamalkan adalah :
Struktur/Aspek Ajaran Islam
Secara garis besar, ajaran dikelompokan ke dalam 3 aspek :
Kita tidak boleh hanya mementingkan salah satunya saja.
Secara ringkas kaitan antara ketiganya adalah :

Kewajiban kita terhadap Islam
Islam memiliki karakter khas, yang menjadi ciri-cirinya, di antaranya :
Wal 'ilmu 'indallah
Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sumber:
http://soni69.tripod.com/Islam/mengenal_islam.htm (edited)
Sebelum jauh-jauh membahas seluk beluk didalamnya, ada baiknya kita paham akan makna dari Al-Islam itu sendiri.
Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam.Islam berasal dari kata "aslama" artinya tunduk, menyerah diri. Dalam Al-Quran digunakan beberapa kata yang memiliki akar yang sama, yaitu :
(QS. Ali 'Imran: 19)
- silm (damai, 2:208),
- aslama (menyerah diri, 3:83),
- istaslama (penyerahan total, 4:65),
- salim (suci, 25:89),
- salaam (sejahtera (39:73)
Secara istilah, Islam merupakan agama yang diturunkan dan dijadikan satu-satunya agama yang diridhoi Allah, yang bersumber dari Al-Quran dan As-Sunnah, yang berisikan perintah dan larangan untuk dijadikan petunjuk yang jelas umat manusia dalam rangka mendapatkan kebaikan di dunia maupun di Akhirat.
Islam mengatur para pemeluk agamanya untuk patuh kepada dua rukun yang harus mereka pegang sampai ajal menjemput mereka yaitu; Rukun Islam dan Rukun Iman.
Rukun Islam dan rukun iman selayaknya dikerjakan secara bersama-sama, tidak meninggalkan salah satu diantaranya.
- Orang-orang yang melaksanakan dan patuh kepada rukun islam dan rukun iman adalah mukminin
- Orang-orang yang patuh rukun islam dan masih lemah imannya adalah 'muslimin mainstream'
- Orang-orang yang mengaku Islam (akan tetapi tidak menjalankan rukunnya) dan tidak mengimani rukun iman adalah orang munafiq
- Orang-orang yang menolak rukun Islam dan menolak rukun Iman adalah orang kafir
Rukun Islam
Rukun Islam terdiri dari lima:
- Syahadah
- Mendirikan Sholat
- Menunaikan Zakat
- Berpuasa di Bulan Ramadan
- Berhaji bagi yang mampu
Rukun Iman terdiri atas lima:
- Beriman kepada Allah
- Beriman kepada Malaikat-Malaikat-Nya
- Beriman kepada Kitab-Kitab-Nya
- Beriman kepada Rasul-Rasul-Nya
- Beriman kepada Qada dan Qadar
Sumber ajaran Islam, baik dalam mempelajari, mengkaji dan mengamalkan adalah :
- Al-Quran
- As-Sunnah (Hadith)
Struktur/Aspek Ajaran Islam
Secara garis besar, ajaran dikelompokan ke dalam 3 aspek :
- Aqidah, yang berhubungan dengan masalah keimanan atau keyakinan
- Syariah, yang berhubungan dengan masalah hukum, baik ibadah maupun muamalah
- Akhlaq, yang berhubungan dengan masalah moral, etika, budi pekerti, sikap lahir/bathin.
Kita tidak boleh hanya mementingkan salah satunya saja.
Secara ringkas kaitan antara ketiganya adalah :

Kewajiban kita terhadap Islam
- Mengilmui mempelajari ajaran Islam (9:122, 47:24)
- Mengimani kebenaran Islam (2:23, ), tidak menolaknya meskipun hanya sebagian
- Mengamalkan ajaran Islam secara keseluruhan menurut kemampuan(2:208, 2:286)
- Mendakwahkan dan memperjuangkannya (3:104,110)
Islam memiliki karakter khas, yang menjadi ciri-cirinya, di antaranya :
- Islam merupakan agama universal untuk seluruh umat manusia, bahkan untuk jin dan seluruh alam (34:28, 21:107 25 ;1, 7:178)
- Islam merupakan agama untuk sepanjang zaman, berlaku hingga akhir zaman (33:40)
- Islam merupakan agama yang sempurna,mencakup seluruh aspek kehidupan baik aspek lahir, batin, pribadi maupun masyarakat. (5:3, 6:38, 6:115)
- Islam merupakan agama fitrah. Sesuai dengan fitrah manusia (30:30), tidak bertentangan dengan fitrahnya.
- Islam merupakan agama ilmu. Islam menjunjung tinggi ilmu (14:1, 35:28)
Wal 'ilmu 'indallah
Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sumber:
http://soni69.tripod.com/Islam/mengenal_islam.htm (edited)
Kata Pengantar
(Bismillahirahmanirrohim)...
Innal hamdalillah nahmaduhu wanasta'iinuhu wa nastaghfiruhu wana'udzubillah min syuruuri anfusina wa min sayyi-aati a'maalina, man yahdihillahu falaa mudhilla lah, waman yudlilhu falaa haadiya lah
asyhadu an laailaaha illallah wa asyhadu anna muhammadan wa abduhu warasuuluhu
Fainna ashadaqal hadits kitabullah, wa khairal hadyi hadyu muhammadin shalallahu 'alaihi wasallam, wa syarril umuri muhdatatuha wa kulla mudhaatin bid'ah wa kulla bid`atin dholalah wa kullu dhalalah tin fin nar.
Alhamdulillahirobbil 'alamin, wassholatu wassalamu 'alaa asrofil anbiya'i wal mursalin
Wa alaa 'aalihi wa sohbihi ajbihi ajmain
Amma Ba'du
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Setelah sekian lama berniat untuk membuat blog, akhirnya niatan ini terwujudkan juga, tujuan pembuatan blog ini tak lain hanyalah sebagai 'catatan-harian' dalam hal mengenai : ilmu islam (syari'ah dan sunnah) yang dimana juga dihubungkan dengan isu-isu dalam kehidupan sekarang ini.
Semoga post-post yang dalam blog ini, bisa bermanfaat khususnya bagi diri saya sendiri dan juga para pembaca. Jika ada kesalahan dalam pengetikan atau informasi yang saya postingkan, saya memohonkan agar para pembaca mengoreksi dan serta pula saya berharap para pembaca untuk dapat memberikan komentar-komentar yang kritis, baik itu komentar-komantar yang bersifat membangun ataupun untuk mengoreksi, sehingga dapat terwujudnya suatu informasi yang, Insya Allah, akan mengurangi kecacatan apalagi fitnah yang tidak disadari didalamnya, Insya Allah.
Tujuan penulisan-penulisan blog ini tak lain tak bukaan adalah untuk mereferensikan dan 'membukukan' ilmu yang saya dapat, yang semoga dapat digunakan secara berkala dan Insya Allah tetap teguh dan berdiri sehingga dapat dijadikan pelajaran bagi diri saya sendiri khususnya dan juga para pembaca. Tak hanya itupula, semoga postingan-postingan yang saya berikan ini, bisa diamalkan jika memang adalah suatu kebenaran yang haq (sesuai dengan ajaran al-qur'an dan sesuai sunnah Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) ).
Adapun dalam berkomentar di blog saya ini, maka saya melakukan pilihan-pilihan dulu sebelum menerima komentar dari pembaca. Harap diingat, tidak akan di'post' komentar-komentar yang mengandung fitnah, cercaan, hinaan, dan segala bentuk hujatan dengan kata-kata yang kasar.
Saya pribadi, Insya Allah, bisa menerima perbedaan-perbedaan (dalam hal pemahaman, ataupun pendirian) dari para pembaca, akan tetapi saya memohonkan untuk tidak mendiskusikan perbedaan ini dengan hati yang panas, pikiran yang tidak terkendalikan sehingga hanya dapat menyebabkan kemungkaran-kemungkaran sehingga pula dapat kedengkian antar sesama.
Sesungguhnya hal ini bukalah untuk dimaksudkan 'hanya untuk memilih komentar positif', percayalah, saya akan berusaha berlaku adil dalam menerima pendapat yang bertentangan dengan paham saya, selama pendapat tersebut diutarakan dengan kata-kata yang tidak menyinggung saya/orang lain/suatu golongan. Sekali lagi, karena saya hanyalah bermaksud untuk menjauhi adanya perdebatan yang tidak berujung.
Sebagai umat yang baik, maka saya mengajak diri saya sendiri dan juga para pembaca untuk dapat mengambil contoh Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) dalam berakhlak dengan tidak mendiskreditkan seseorang/suatu golongan dengan berburuk sangka kepada nya/mereka, melakukan ghibah (menjelek-jelekan-nya/mereka), mencari-cari kesalahan-nya/mereka, tidak menerima pendapat yang berbeda, menghukumi-nya/mereka (salah, dholim, sesat, kafir dsb), dan tidak bertakabur dan merasa paling benar. Jika ada postingan-postingan saya yang berkaitan akan hal-hal diatas, maka ingatkanlah saya, saya tak lain hanyalah manusia biasa, yang lemah dan kerap kali terpedaya oleh tipuan syaiton yang terkutuk.
Sesungguhnya apa-apa yang baik dari tulisan ini datangnya dari Allah (سبحانه وتعالى), dan segala kekurangan datangnya dari saya. Mohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan. Semoga Allah Mengampuni saya dan para pembaca sekalian.
Amin Ya Rabbal 'Alamin
Wallahu 'alam
Wal 'ilmu 'indallah
Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Innal hamdalillah nahmaduhu wanasta'iinuhu wa nastaghfiruhu wana'udzubillah min syuruuri anfusina wa min sayyi-aati a'maalina, man yahdihillahu falaa mudhilla lah, waman yudlilhu falaa haadiya lah
asyhadu an laailaaha illallah wa asyhadu anna muhammadan wa abduhu warasuuluhu
Fainna ashadaqal hadits kitabullah, wa khairal hadyi hadyu muhammadin shalallahu 'alaihi wasallam, wa syarril umuri muhdatatuha wa kulla mudhaatin bid'ah wa kulla bid`atin dholalah wa kullu dhalalah tin fin nar.
Alhamdulillahirobbil 'alamin, wassholatu wassalamu 'alaa asrofil anbiya'i wal mursalin
Wa alaa 'aalihi wa sohbihi ajbihi ajmain
Amma Ba'du
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Setelah sekian lama berniat untuk membuat blog, akhirnya niatan ini terwujudkan juga, tujuan pembuatan blog ini tak lain hanyalah sebagai 'catatan-harian' dalam hal mengenai : ilmu islam (syari'ah dan sunnah) yang dimana juga dihubungkan dengan isu-isu dalam kehidupan sekarang ini.
Semoga post-post yang dalam blog ini, bisa bermanfaat khususnya bagi diri saya sendiri dan juga para pembaca. Jika ada kesalahan dalam pengetikan atau informasi yang saya postingkan, saya memohonkan agar para pembaca mengoreksi dan serta pula saya berharap para pembaca untuk dapat memberikan komentar-komentar yang kritis, baik itu komentar-komantar yang bersifat membangun ataupun untuk mengoreksi, sehingga dapat terwujudnya suatu informasi yang, Insya Allah, akan mengurangi kecacatan apalagi fitnah yang tidak disadari didalamnya, Insya Allah.
Tujuan penulisan-penulisan blog ini tak lain tak bukaan adalah untuk mereferensikan dan 'membukukan' ilmu yang saya dapat, yang semoga dapat digunakan secara berkala dan Insya Allah tetap teguh dan berdiri sehingga dapat dijadikan pelajaran bagi diri saya sendiri khususnya dan juga para pembaca. Tak hanya itupula, semoga postingan-postingan yang saya berikan ini, bisa diamalkan jika memang adalah suatu kebenaran yang haq (sesuai dengan ajaran al-qur'an dan sesuai sunnah Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) ).
Adapun dalam berkomentar di blog saya ini, maka saya melakukan pilihan-pilihan dulu sebelum menerima komentar dari pembaca. Harap diingat, tidak akan di'post' komentar-komentar yang mengandung fitnah, cercaan, hinaan, dan segala bentuk hujatan dengan kata-kata yang kasar.
Saya pribadi, Insya Allah, bisa menerima perbedaan-perbedaan (dalam hal pemahaman, ataupun pendirian) dari para pembaca, akan tetapi saya memohonkan untuk tidak mendiskusikan perbedaan ini dengan hati yang panas, pikiran yang tidak terkendalikan sehingga hanya dapat menyebabkan kemungkaran-kemungkaran sehingga pula dapat kedengkian antar sesama.
Sesungguhnya hal ini bukalah untuk dimaksudkan 'hanya untuk memilih komentar positif', percayalah, saya akan berusaha berlaku adil dalam menerima pendapat yang bertentangan dengan paham saya, selama pendapat tersebut diutarakan dengan kata-kata yang tidak menyinggung saya/orang lain/suatu golongan. Sekali lagi, karena saya hanyalah bermaksud untuk menjauhi adanya perdebatan yang tidak berujung.
Sebagai umat yang baik, maka saya mengajak diri saya sendiri dan juga para pembaca untuk dapat mengambil contoh Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) dalam berakhlak dengan tidak mendiskreditkan seseorang/suatu golongan dengan berburuk sangka kepada nya/mereka, melakukan ghibah (menjelek-jelekan-nya/mereka), mencari-cari kesalahan-nya/mereka, tidak menerima pendapat yang berbeda, menghukumi-nya/mereka (salah, dholim, sesat, kafir dsb), dan tidak bertakabur dan merasa paling benar. Jika ada postingan-postingan saya yang berkaitan akan hal-hal diatas, maka ingatkanlah saya, saya tak lain hanyalah manusia biasa, yang lemah dan kerap kali terpedaya oleh tipuan syaiton yang terkutuk.
Sesungguhnya apa-apa yang baik dari tulisan ini datangnya dari Allah (سبحانه وتعالى), dan segala kekurangan datangnya dari saya. Mohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan. Semoga Allah Mengampuni saya dan para pembaca sekalian.
Amin Ya Rabbal 'Alamin
Wallahu 'alam
Wal 'ilmu 'indallah
Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Subscribe to:
Posts (Atom)

